Setelah kejadian, polisi evakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku untuk diotopsi. “Namun pihak keluarga menolak jasad korban diotopsi,” sebut Janete.
Selain menelan korban jiwa, kebakaran itu juga menyebabkan kerugian mencapai ratusan juta. (MAN) Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




