banner 728x250

Keluarga Siswa SMP Korban Tewas Dianiaya di Tual Tuntut Polisi Tangkap Pelaku Lain

SISWA SMP
Aksi demo di Pasar Maren Kota Tual, Rabu (24/9/2025). Warga menuntut polisi menangkap pelaku lain yang terlibat kasus kematian siswa SMP Tual. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sejumlah warga di Kota Tual, menggelar aksi demo di Pasar Maren Kota Tual, Maluku, Rabu (24/9/2025).

Mereka menuntut aparat kepolisian menangkap pelaku lain yang diduga terlibat kasus penganiayaan seorang siswa SMP Tual bernama Komar Safik Renggur.

Dianiaya komplotan pelaku, remaja berusia 15 tahun itu meninggal dunia pada 24 Agustus 2025 lalu. “Ada beberapa orang yang terlibat dalam kasus ini dan mereka masih bebas berkeliaran. Kami meminta polisi segera menangkap pelaku lainnya yang terlibat membunuh saudara kami,” teriak keluarga korban saat berorasi.

Unjuk rasa yang dimotori oleh keluarga korban dikawal personel Polres Tual dan TNI. Dalam aksi itu pihak keluarga mendesak polisi tidak membiarkan pelaku lainnya bebas berkeliaran. Mereka menuntut semua pelaku yang terlibat ditangkap dan diproses hukum. “Kami minta keadilan, siapa pun yang terlibat harus ditangkap dan diproses,” tegas demonstran.

Kapolres Tual, AKBP Adrian S.Y. Tuuk mengatakan aksi demo dilakukan pihak keluarga meminta pelaku lainnya ditangkap. “Aksi tidaklanjuti pihak keluarga agar menetapakan pelaku yang mejadi tersangka atau ada penambahan tersangka baru lagi,” kata Adrian melalui telepon dari Ambon.

Wali kota Tual Ahmad Yani Renuat bersama Forkompimda menemuai keluarga korban mendengarkan aspirasi mereka. “Wali Kota Tual, Dadim, Danyon Brimob dan saya turun temui massa aksi dan menerima aspirasi warga,” jelasnya.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap tiga orang pelaku dan telah ditetapkan sebagai tersangka. “Sudah tiga tersangka yang ditangkap dan saat ini sudah ditahan,” katanya.

Adrian memastikan dalam waktu dekat penyidik akan menetapkan tersangka lain dalam kasus ini. “Kemungkinan kita akan rilis tersangka baru lagi, tunggu saja,” ungkap Adrian.

Komar Safik, pelajar di kota Tual tewas dianiaya sejumlah orang di Pasar Tual, dini hari pada 28 Agustus 2025. Penganiayaan bermula dari saling senggeol antara korban dan gerombolan pelaku di pesta joget. Buntut dari kejadian itu para pelaku menganiaya korban hingga tewas. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram