AMBON, SENTRALTIMUR.COM – DPRD Provinsi Maluku menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat.
Komisi II DPRD Maluku, misalnya dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Lewerissa bersama kepala Dinas Pertanian Maluku, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kamis (22/1/2026).
Agenda utama pertemuan ini adalah penyampaian proposal usulan pembangunan sektor pertanian untuk tahun anggaran 2026. Respon positif diberikan oleh Menteri Amran yang mengapresiasi inisiatif jemput bola tersebut demi percepatan ekonomi daerah berbasis agraris.
Dalam pertemuan tersebut sejumlah usulan strategis yang langsung disetujui. Menteri Amran memberikan lampu hijau terhadap beberapa poin usulan prioritas yang akan dialokasikan pada APBN tahun 2026.
Berikut adalah rincian program yang telah disetujui, yakni komoditas kelapa: perluasan dan peremajaan tanaman kelapa dalam seluas 1.000 hektar, serta dukungan pemeliharaan kebun induk tanaman kelapa tahun ke-8 seluas 5 hektar.
Komoditas jambu mete: perluasan dan peremajaan lahan seluas 1.500 hektar untuk meningkatkan produktivitas petani lokal. Berikut, hilirisasi industri: pembangunan industri pengolahan kelapa di Maluku guna mendukung program hilirisasi nasional agar produk keluar memiliki nilai tambah.
Selanjutnya, komoditas sagu: perluasan dan penataan tanaman sagu seluas 1.000 hektar, lengkap dengan bantuan peralatan pengolahan pasca panen. Lalu, mekanisasi pertanian: Dukungan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk menunjang program cetak sawah baru dan optimasi lahan di Maluku sesuai dengan alokasi yang ditetapkan.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani di Maluku, terutama dalam meningkatkan taraf hidup melalui komoditas unggulan daerah,” kata Johan Lewerissa.
Pertemuan ini menandai komitmen kuat DPRD Maluku mengawal kebijakan anggaran pemerintah pusat agar berpihak pada kebutuhan riil masyarakat di daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi Maluku. (RED)




