banner 728x250

Mabuk dan Caci Maki Rekan Kerja di Kantor, Pegawai PDAM Ambon Dipolisikan

PDAM AMBON
Jonathan Leatemia, pegawai PDAM Ambon dilaporkan ke polisi oleh rekan kerjanya. (ISTIMEWA)
banner 468x60

Bukan kali ini saja Jonathan berulah. Bagi pegawai baru PDAM wajib menyapanya bila berpapasan di kantor, bila tidak Jonathan akan mengumpat mereka.

Sementara itu informasi yang diperoleh sentraltimur.com mengungkapkan, kantor PDAM Tirta Yapono kadang dijadikan lokasi mabuk oleh sejumlah pegawai. Anehnya, Direktur PDAM Tirta Yapono, Pieter Saimima hanya membiarkan anak buahnya yang doyan mabuk di kantor.

Bukan baru kali ini perbuatan oknum pegawai kantor PDAM berurusan dengan polisi akibat tindak pidana. Sebelumnya dua pegawai inisial RP dan WP dilaporkan ke Polresta Pulau Ambon dan PP Lease.

Keduanya, dilaporkan atas dugaan tindak pidana kekerasan bersama terhadap Zulkarnain Tomia yang merupakan rekan kerjanya pada 25 Oktober 2024. Pengeroyokan dipicu dari cekcok antara korban dan kedua pelaku soal meteran air pelanggan.

Ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan keduanya melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Ambon. Namun hakim mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan atas status tersangka yang dikenakan kepada keduanya.

Mengherankan, penyidik Polresta Ambon tidak membuka kembali penyidikan kasus penganiayaan tersebut pasca putusan praperadilan. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram