banner 728x250

Mantan Jubir KPK Sindir Harta Menteri Bahlil Setahun Naik Rp5,2 M

  • Bagikan
MANTAN JUBIR
Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mempertanyakan kenaikan harta Rp5,2 miliar Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia selama 31 Desember 2019-31 Desember 2020.

Hal itu sekaligus merespons pernyataan Bahlil yang membongkar gajinya sebagai menteri investasi tidak lebih dari Rp20 juta per bulan saat memotivasi dalam sebuah acara bahwa ‘karyawan tak bisa jadi orang kaya’.
“Dan pertanyaan berikutnya, apakah gaji menteri 20 juta yang disampaikan pak @bahlillahadalia sejalan dengan laporan kekayaan ini?” cuit Febri dalam akun twitter @febridiansyah dan sudah diberi izin untuk dikutip, Kamis (27/1).

Dalam cuitannya tersebut, Febri turut melampirkan salinan laporan harta kekayaan Bahlil tertanggal 31 Desember 2019 dan 31 Desember 2020. Belum ada pernyataan atau komentar dari Bahlil tentang pernyataan Febri Diansyah tersebut.

Dalam salinan yang ditampilkan Febri terlihat harta kekayaan Bahlil pada 2019 adalah Rp295.149.680.731. Sedangkan pada tahun 2020 harta kekayaannya mencapai Rp300.445.709.773. Ada kenaikan sekitar 1,79 persen atau sejumlah Rp5.296.029.042 dalam tempo setahun.

“Jika diperhatikan, penambahan kekayaan setahun dominan dari tanah & bangunan Rp5,5 M dan sebagian peningkatan kekayaan dari kas/setara kas sejumlah Rp230 juta,” tutur Febri mengutip CNNIndonesia.com.

Managing Partner Visi Law Office itu lantas menyarankan kepada Bahlil agar menyampaikan secara detail pendapatan sebagai menteri, baik dari gaji maupun tunjangan.

  • Bagikan