AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan langkah konkret untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
Tuntutan era digital dan perubahan ekosistem pendidikan yang semakin cepat, Pemprov Maluku memastikan pendidikan menjadi fondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045, dan guru sebagai aktor utama mendapat prioritas penguatan.
“Guru harus mampu adaptif terhadap teknologi dan perubahan zaman. Karena itu, pelatihan berbasis digital, literasi teknologi, pembelajaran berbasis proyek hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial menjadi fokus utama,” tegas Vanath, Selasa (2/12/2025).
Pemprov Maluku telah menyiapkan program terstruktur guna menjawab tantangan pendidikan modern. Selain peningkatan kompetensi, Pemprov Maluku menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk memperkuat akses Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta pendampingan berkelanjutan, khususnya bagi guru-guru muda.
Kemudian, akses program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) turut dibuka bagi guru yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan tugas mengajar.
Peningkatan kapasitas kepemimpinan sekolah juga menjadi perhatian. Pelatihan kepala sekolah dan calon kepala sekolah terus digelar untuk penguatan tata kelola pendidikan di satuan pendidikan. “Seluruh upaya ini dirancang agar guru bisa fokus menjalankan profesinya, membina karakter siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Di sisi lain, peningkatan kesejahteraan guru juga menjadi prioritas. Pemerintah memberikan sejumlah dukungan antara lain; Beasiswa Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan D3, tunjangan sertifikasi Rp2 juta per bulan untuk guru non-ASN.
Berikut, insentif Rp300 ribu per bulan bagi guru honorer, dan naik menjadi Rp400 ribu pada 2026 serta pengurangan beban administratif dan jam wajib mengajar, agar guru punya ruang untuk peningkatan diri.
Pada tahun 2026 mendatang, pemerintah menargetkan perluasan RPL untuk 150.000 guru sekaligus memperkuat pelatihan coding, artificial intelligence atau kecerdasan buatan hingga pendalaman pedagogi modern.




