Warga berharap Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menegur pimpinan DLHP yang tidak maksimal melayani masyarakat untuk menciptakan kebersihan di kawasan Arbes.
Dia juga meminta petugas kebersihan DLHP kota Ambon rutin mengangkut tumpukan sampah di Arbes untuk selanjutnya di buang ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Toisapu. “Di TPS lain di Kota Ambon setiap hari sampah diangkut, tapi tidak dengan di TPS Arbes,” kata Andi.
Tumpukan sampah menggunung dan luber ke jalan di depan TPS kerap terjadi sehingga meninggalkan bau dan pemandangan yang tak sedap dipandang. “Selain bau, timbunan sampah juga dapat menjadi sumber penyakit. Tentunya dapat mengancam kesehatan warga sekitar,” kata Rustam, warga di kawasan Arbes.
Rustam katakan semangat wali kota menciptakan Ambon bersih belum sepenuhnya jalankan oleh DLHP Kota Ambon. “Kalau DLHP tidak sepenuhnya mendukung komitmen Pak wali kota menjaga Ambon tetap bersih, ya tegur dong. Kenapa dibiarkan?,” kritiknya.
Menurutnya percuma kota Ambon mendapatkan penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup. Tapi fakta di lapangan seperti di TPS Arbes, sampah masih menggunung dan menutup badan jalan.
Dia bilang, timbunan sampah ini bukan karena volume sampah harian warga yang banyak. Tapi karena setiap hari tidak bersihkan oleh petugas kebersihan.
“Sampah tidak semua bersihkan atau diangkat. Masih ada saja sampah dibiarkan di TPS oleh petugas kebersihan. Tumpukan sampah ini karena petugas kebersihan malas angkat,” tegasnya. (ANO)




