AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon jauh dari kata memuaskan. Buktinya, tumpukan sampah di kawasan Air Besar (Arbes), desa Batumerah, kota Ambon menggunung. Bahkan meluber menutupi sebagian badan jalan raya sepanjang 60 meter.
Tertutupnya sebagian badan jalan menghambat akses jalan dua arah saat kendaraan roda empat melintas. Kendaraaan roda empat yang berpapasan sulit melintas di depan TPS.
Sudah hampir dua bulan, DLHP Ambon tidak mengangkut sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) di kawasan Arbes.
Wartawan sentraltimur.com yang saban hari melintasi depan TPS Arbes melihat kalau pun diangkut, sampah di kawasan itu tidak sekaligus bersihkan.
“Belum tentu empat hari sekali sampah di lokasi ini bersihkan petugas kebersihan kota Ambon. Kalau pun diangkut tidak sekaligus sampah angkut semuanya. Akibatnya sampah masih tetap menggunung,” kata Andi kepada sentraltimur.com, Selasa (18/1/2022).
Dia mengungkapkan, timbunan sampah sudah menggunung lebih dari sebulan terakhir. Mirisnya, kondisi ini kerap terjadi di TPS Arbes.
Aroma bau sampah mulai tercium dari jarak kurang lebih 40 meter. Di TPS itu terlihat sejumlah orang tengah memilah-milah sampah. Mereka memindahkan sampah-sampah yang bisa daur ulang untuk dijual.
TPS Arbes dipenuhi berbagai jenis sampah. Mulai sampah rumah tangga, kayu, bekas perabotan rumah tangga hingga bongkaran material bangunan.
DLHP Malas Angkut Sampah
Berbeda dengan TPS lain, TPS Arbes seolah diabaikan karena sampah di kawasan itu tidak menjadi prioritas DLHP Ambon untuk dibersihkan.
“Kami seperti dianak tirikan oleh Pemkot Ambon. Sudah sering kondisi seperti ini publikasikan media. Tapi tetap saja petugas kebersihan malas mengangkut tumpukan sampah di TPS Arbes,” kesal Andi yang diamini sejumlah warga Arbes.




