banner 728x250

Nelayan Pulau Haruku Hilang Sebulan Lalu, Ditemukan Meninggal

NELAYAN PULAU
Jenazah korban dimasukan ke kantong mayat untuk dievakuasi. Mesak Pattikawa, nelayan asal desa haruku, kecamatan Pulau Haruku, kabupaten Maluku Tengah ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai desa Ouw, kecamatan Saparua Timur, Selasa (30/8/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Mesak Pattikawa (72), nelayan asal desa haruku, kecamatan Pulau Haruku, kabupaten Maluku Tengah ditemukan meninggal dunia.

Korban hilang sebulan lalu saat melaut di tengah cuaca ekstrem. Dia ditemukan tewas terdampar oleh warga di pesisir pantai desa Ouw, kecamatan Saparua Timur, Maluku Tengah, Selasa (30/8/2022).

“Mayat yang ditemukan terdampar di pantai desa Ouw, ternyata itu nelayan di Pulau Haruku yang sempat hilang tanggal 29 Juli lalu,” kata Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease kepada sentraltimur.com, Selasa malam.

Jasad korban sudah tak dikenali lantaran bentuk fisiknya yang sudah berubah dan kulit korban terkelupas. Namun ternyata keluarga korban yang mendatangi lokasi penemuan masih bisa mengenali korban.

Istri korban Atta Pattinama dan dua anaknya mengenali ciri khusus pada tubuh korban berupa sebuah tato di lengan kiri korban. Dari tato itu Atta memastikan bahwa mayat yang ditemukan warga adalah suaminya.

“Istri korban mengenali ciri khusus di bagian lengan kiri korban berupa tato salib. Dan itu dibuktikan dengan foto yang mereka bawa. Kemudian juga ada ciri khusus lain di bagian tubuh korban,” ungkap Moyo.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram