LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
Komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman diwujudkan melalui surat edaran Bupati Nomor 660/09/Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kerja Bakti Setiap Hari Jumat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2026.
Kebijakan tersebut tidak hanya menyasar kebersihan lingkungan perkantoran, tetapi juga ruang publik, pusat perekonomian, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga destinasi wisata unggulan yang menjadi wajah daerah.
Adapun lokasi yang menjadi fokus kegiatan antara lain Taman Tabob, area belakang Stadion Maren, Taman Watdek, Taman Landmark Langgur, kawasan Pasar Ikan Langgur, Pasar Sayur Langgur, serta fasilitas pelayanan publik di lingkungan RSUD Karel Sadsuitubun.
Selain itu, kawasan wisata unggulan seperti Pantai Ngurbloat, Pantai Ngiarwarat, dan Pantai Ohoililir turut menjadi prioritas pembersihan.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan dan 192 ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara.
Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengatakan gerakan ASRI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya membangun budaya berkelanjutan dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.
“Kerja bakti setiap Jumat harus menjadi kebiasaan bersama. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati dalam keterangan pers, Jumat (13/2/2026).
Lingkungan yang bersih dan tertata akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata daerah.
Melalui kolaborasi antara ASN, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat di tingkat ohoi, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara optimistis Gerakan ASRI dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Sejalan dengan slogan “Maluku Tenggara, Setara Sejahterakan Negeri”, pemerintah daerah berharap gerakan tersebut mampu meningkatkan kenyamanan wilayah, memperkuat citra positif daerah, serta mendorong peningkatan kunjungan pejabat negara dan wisatawan ke destinasi unggulan di Maluku Tenggara. (RED)




