banner 728x250

Pelaku Pemicu Kebakaran Asrama SPK Ambon Diringkus

  • Bagikan
Ilustrasi pemadam kebakaran memadamkan kobaran api. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Yosep Mancini, pria yang menjadi pemicu kebakaran asrama Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Ambon di kawasan Kudamati diringkus polisi.

Yosep ditangkap polisi di tempat persembunyiannya setelah dua hari kabur usai insiden kebakaran, Minggu (13/6/2021).

“Yosep sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Polsek Nusaniwe,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Izack Leatemia kepada sentraltimur.com, Selasa (15/6/2021).

Yosep diketahui merupakan pemicu terjadinya kebakaran di asrama SPK Ambon. Dia yang menyalakan korek api di lokasi tumpahan bensin hingga menyebabkan kebakaran lapak bensin dan merembet ke asrama SPK Ambon.

Setelah menjalani pemeriksaan, Yosep ditetapkan sebagai tersangka. “Sudah ditetapkan sebagai tersangka sekarang. Ada dua saksi yang juga ikut dimintai keterangan,” ujar Izack.

Yosep dijerat dengan Pasal 187 ayat 1e  KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang menghanguskan asrama SPK Ambon di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit jumlahnya.

Selain menghanguskan perabot dan barang-barang berharga milik dua kepala keluarga yang tinggal di lantai satu bangunan asrama, kebakaran juga menghanguskan dua sepeda motor milik warga dan juga lapak BBM eceran di kawasan itu.

Polisi menaksir kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran itu mencapai Rp 150 juta. Kebakaran yang terjadi pukul 21.30 WIT, menghanguskan satu blok gedung yang terdiri dari dua lantai yang ditempati warga.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun usaha mereka sia-sia, kobaran api terus membesar membakar bangunan asrama SPK.

Api berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran pemerintah kota Ambon dikerahkan ke lokasi kejadian. Polisi yang tiba di lokasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. (MMS)

Penulis: MEHMET SALAHUDINEditor: YANTO
  • Bagikan