banner 728x250

Pelayan Publik dan Lansia di Malra Vaksinasi Tahap II

  • Bagikan
Vaksinasi COVID-19 di Maluku Tenggara (ANTARA/Siprianus Yanyaan)
banner 468x60

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Vaksinasi COVID-19 tahap II bagi pelayanan publik dan warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra)  dilaksanakan di Langgur, Rabu (21/4/2021).

Bupati Malra Thaher Hanubun menyampaikan masalah COVID-19 telah memberikan dampak negatif terhadap kehidupan manusia, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
“Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia saat ini per tanggal 19 Januari 2021 telah mencapai 1.609.300 orang dan masih terjadi penambahan pasien. Kasus positif harian mencapai kurang lebih 5.000 orang,” katanya.

Malra sebut dia, jumlah yang terkonfirmasi sejak Maret 2020 hingga  April 2021 tercatat 240 orang, sembuh 224 orang, meninggal sembilan orang, jumlah kasus aktif tujuh orang, yang sementara ini dirawat di RSU Karel Sadsuitubun dua orang.

Dia mengatakan khusus untuk kelompok lansia umur lebih 60 tahun selang waktu penyuntikan pertama dan kedua selama 28 hari. Vaksinasi akan diberikan setelah melalui tahapan pemeriksaan dokter atau skrining dan hasilnya menunjukkan layak untuk divaksin, sehingga masyarakat tidak perlu takut atau ragu atas kejadian ikutan pascaimunisasi.
“Kita semua harus menyukseskan kegiatan vaksinasi tahap kedua ini terutama kelompok lanjut usia yang harus kita lindungi bersama karena kelompok ini adalah kelompok yang rentan dan mempunyai penyakit komorbid,” kata Hanubun.

Kepala Dinas Kesehatan Malra dr. Katrinje Notanubun menyampaikan vaksinasi COVID-19 tahap II untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menurunkan angka kematian, membentuk kekebalan kelompok dan menjaga produktivitas serta meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.
Sasarannya pelayan publik di antaranya wakil rakyat, pejabat negara, tokoh agama, pedagang pasar, guru, aparat keamanan (TNI, Polri, Satpol PP), ASN, dan  kemudian lansia.

Pelaksanaan vaksinasi, kata dia, di tempat atau fasilitas kesehatan di daerah itu meliputi 20 unit, terdiri atas dua RS dan 18 puskesmas di 11 kecamatan.
“Vaksinasi tahap II untuk jumlah pelayanan publik, jumlah sasaran yang sudah registrasi dan mendapat ETIKET sebanyak 3.744 orang,” kata Katrinje. (ANT/RED)

  • Bagikan