LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi desa.
Upaya itu ditunjukkan dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) bagi 382 Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Senin (17/11/2025).
Dari total 191 Koperasi Merah Putih di Maluku Tenggara, masing-masing koperasi mengirimkan dua perwakilan mengikuti pelatihan. Melalui pelatihan ini, Pemkab Maluku Tenggara resmi memulai program penguatan koperasi terbesar dan menandai dimulainya agenda strategis yang merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam menegaskan koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat desa.
“Koperasi harus dikelola secara modern, transparan, dan berkelanjutan. Para pengurus wajib memahami dinamika digital, mampu menyusun laporan keuangan yang akuntabel, serta merancang pengembangan usaha yang berdampak nyata,” ujar Wabup di Aula Kantor Bupati.
Pemkab Maluku Tenggara berkomitmen memperkuat ekosistem koperasi melalui pendampingan, pelatihan lanjutan, dan kemitraan strategis.
Ia mengingatkan integritas dan dedikasi para pengurus menjadi kunci keberhasilan Koperasi Merah Putih dalam menopang perekonomian desa.
Kepala UPTD Balai Diklat KUKM Kelas A Provinsi Maluku, Ilham Syahrudin menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, profesionalisme, dan keterampilan manajerial para pengurus koperasi. (RED)




