BULA, SENTRALTIMUR.COM – Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), M. Miftah Thoha Wattimena membuka Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah.
FGD digelar di Kantor Bappeda dan Litbang SBT di kota Bula, Sabtu (31/5/2025). FGD dihadiri tim tenaga ahli dipimpin Prof. La Ega, Asisten I dan II Bupati SBT, Ambo Wokanubun, Ramli Sibualamo, pimpinan OPD, serta tokoh pemuda.
Wattimena mengatakan penyusunan RPJMD kabupaten SBT tahun 2025-2029 merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. Proses ini dimulai bersamaan dengan pelantikan bupati dan wakil bupati pada 20 Februari 2025, menandai dimulainya amanah besar untuk membangun SBT selama lima tahun ke depan.
“FGD ini sangat penting dilaksanakan supaya tercipta harmonisasi, sinkronisasi dan sinergitas antara kepala daerah dengan OPD agar dapat bersama-sama bekerja untuk mewujudkan visi kita, yakni terwujudnya masyarakat SBT yang sehat, cerdas, sejahtera dan berbudi luhur,” kata Vitho sapaan akrab wakil bupati SBT.
Penyusunan RPJMD menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan yang akan dijalankan selama lima tahun mendatang. Melalui FGD, Vitho berharap program-program pembangunan dapat lebih terarah dan tepat sasaran.
Dia meminta pimpinan OPD memberikan masukan terkait sektor-sektor yang perlu mendapatkan perhatian khusus dan potensi-potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapannya melalui FGD ini dapat menghasilkan kesepakatan dan rekomendasi yang konstruktif bagi perencanaan pembangunan yang lebih baik di masa depan.
Kepala Bappeda SBT Mirna Derlen menyampaikan FGD ini adalah rancangan awal RPJMD tahun 2025-2029, disusun berdasarkan visi misi kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Hal itu bertujuan untuk menyelaraskan pembangunan daerah antar pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota dengan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan arah kebijakan pembangunan Provinsi Maluku tahun 2025-2029.




