banner 728x250

Pemkot Ambon-PT Pelindo Teken MoU, Ini Kata Bodewin

PEMKOT AMBON
banner 468x60

SURABAYA, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kota Ambon dan PT Pelindo menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).

MoU ditandatangani Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena bersama Direktur Strategi dan Komersial Pelindo Rima Noviyanti di gedung Graha Pelindo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/5/2025).

Bodewin menandatangani MoU dengan Pelindo di sela-sela kesibukkannya menghadiri Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) VII di Surabaya.

Penandatangan MoU ini Untuk mengoptimalkan pelayanan dan memperlancar penyediaan kebutuhan bagi masyarakat di Maluku, khususnya Kota Ambon.

MoU ini terkait kerjasama, dan optimalisasi pemanfaatan lahan milik Pemkot Ambon. “Pemkot juga berupaya menyediakan fasilitas pendukung seperti air bersih dan lahan parkir agar distribusi logistik tidak mengganggu arus lalu lintas kota,” kata Bodewin.

Dia memberikan apresiasi atas kerja sama strategis ini. “Kami berterima kasih kepada Pelindo atas kemitraan ini. Ini bukan hanya untuk optimalisasi peti kemas, tapi juga bagian dari dukungan kami terhadap distribusi logistik nasional,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemkot Ambon dalam menciptakan ekosistem yang mendukung operasional pelabuhan dan pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami ingin memastikan PT Pelindo dapat bekerja dengan baik, karena keberadaannya membawa dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat dan kota Ambon,” ujar Bodewin.

Direktur Strategi dan Komersial PT Pelindo Rima Noviyanti, menyambut baik kemitraan ini dan menegaskan pentingnya konektivitas dalam pengembangan pelabuhan. “Pelabuhan tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam hal pendanaan dan infrastruktur penunjang,” katanya.

Menurutnya kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik, dan berharap akan ada lebih banyak program kerja sama ke depan.

Terminal Head TPK Ambon, Yandi Sofyan Hadi berharap, MoU ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelabuhan. “Penambahan lahan menjadi krusial untuk mendukung distribusi barang secara efisien,” katanya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram