banner 728x250

Pemuda Aboru Ditemukan Tewas Gantung Diri

  • Bagikan
Ilustrasi gantung diri. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Okto Vanus Teterisa  mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kampung halamannya dusun Waikenal,  negeri Aboru, kecamatan Pulau Haruku, kabupaten Maluku Tengah.

Kematian pemuda berusia 32 tahun ini menggemparkan warga dusun Waikenal. Diduga ayah satu anak ini nekat bunuh diri lantaran frustasi memikirkan masalah pribadi.

Peristiwa bunuh diri menggunakan seutas tali ini pertama kali diketahui paman korban, Rabu (26/5/2021) dini hari pukul 03.00 WIT.

Korban diketahui baru pulang ke kampungnnya sehari sebelum mengakhiri hidupnya. Dia pulang kampong setelah lama merantau di Ambon, ibu kota provinsi Maluku.

Korban datang ke Aboru bersama ayahnya Demi Teterisa (62) dan pamannya. Ayah korban bekerja sebagai wiraswata di kawasan Passo, kecamatan Baguala, Ambon.

Korban bersama ayah dan pamannya sempat berbincang di rumah mereka, Selasa (25/5/2021) sekira pukul 20.00 WIT.

Ayah korban sempat meminta korban mengambil papeda (kuliner khas Maluku) untuk makan malam, namun korban terlihat marah dan emosi kepada ayahnya.

Melihat gelagat korban, sang ayah mengurungkan keinginannya meminta tolong korban mengambil papeda.

“Selesai berbincang, sekitar pukul 00.30 WIT, ayah dan paman korban keluar rumah  untuk tidur di rumah saudaranya yang berada tidak jauh dari rumah korban,” kata Babinkamtibmas Aboru, Bripka Michael Ferdinandus yang dihubungi, Jumat (28/5/2021).

Paman korban datang menjemput korban di rumahnya Rabu dini hari pukul 03.00 WIT untuk kembali ke Ambon.

Tetapi begitu kagetnya, menemukan tubuh keponakannya itu tergantung di tiang gantungan. Lehernya terlilit seutas tali. Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, sang paman meminta tetangganya memanggil ayah korban.

Korban telah dimakamkan di Waikenal, Kamis (27/5/2021). Polisi masih menyelidiki motif korban mengakhiri hidupnya di tiang gantungan. Diduga korban mengalami stres karena memendam masalah pribadi. (DNI)

  • Bagikan