banner 728x250

Pimpin KONI Maluku, Sam Janji Majukan Olahraga

KONI MALUKU
Sam Latuconsina (tengah) terpilih sebagai Ketua Umum KONI Maluku periode 2025-2029. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Muhammad Armin Syarif Latuconsina terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku periode 2025-2029.

Mantan Wakil Wali Kota Ambon yang akrab disapa Sam ini menggantikan Murad Ismail yang sebelumnya dipaksa mundur oleh pengurus KONI Maluku pada awal Januari 2025.

Sam terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Maluku yang berlangsung di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Senin (3/2/2025).

Sam didapuk sebagai Ketua Umum KONI Maluku oleh seluruh pengurus cabang olahraga yang memiliki hak suara. Pemilik suara dalam forum tersebut juga menetapkan Sam sebagai Ketua Tim Formatur dibantu oleh satu perwakilan dari pengprov Forki dan FPTI yang akan menyusun pengurus lengkap KONI Maluku.

Dalam sambutannya Sam menyampaikan terima kasih kepada seluruh cabor dan pengurus KONI 11 kabupaten kota  yang telah  memberikan kepercayaan kepadanya untuk menakhodai KONI Maluku. “Kami akan menyusun program kerja untuk memajukan olahraga Maluku kedepan dan mari kita tingkatkan kinerja organisasi olahraga menuju prestasi,” ajak Sam.

Menurutnya semua program peningkatan kompetensi atlet dan upaya mewujudkan prestasi olahraga di Maluku akan tetap dilanjutkan.

Untuk menggapai tujuan itu, proses pelatihan dan pembinaan bagi atlet berprestasi akan terus dilakukan. “Salah satunya adalah pelatihan bagi pelatih dan atlet. Termasuk pula perhatian maksimal kepada atlet berprestasi, karena ini penting agar atlet punya pegangan untuk masa depan mereka,” kata ketua umum KADIN Maluku ini.

Mantan Ketua Pertina Maluku ini menekankan kerjasama pengurus KONI Maluku berkolaborasi dengan pemerintah daerah termasuk dengan pihak swasta. “Itu tetap menjadi prioritas kami. Saya yakin dan percaya di masa selanjutnya prestasi atlet Maluku kita lebih akan meningkat terutama pada Pekan Olahraga Nasional di NTT dan NTB tahun 2028,” ujarnya.

Sam berharap, kepengurusan yang baru dapat menyempurnakan apa yang sudah dilakukan oleh kepengurusan yang lama, baik dalam pengelolaan organisasi maupun pembinaan prestasi. “Prestasi olahraga Maluku pada beberapa PON sebelumnya kian merosot. Hal ini akan menjadi fokus untuk memperbaiki sehingga pada saatnya atlet Maluku bisa berjaya dan bersaing dengan atlet dari daerah lain di Indonesia,” kata Sam.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram