MASOHI, SENTRALTIMUR.COM -Konflik antar warga Negeri Aboru dan Hulaliu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), masih sering terjadi. Namun, hingga kini belum ada solusi penyelesaian.
Penjabat Bupati Malteng Rakib Sahubawa memerintahkan instansi terkait bersama pemerintah kecamatan mencari solusi penyelesaian.
Pertemuan penyelesaian konflik Hulaliu dan Aboru berlangsung di rumah dinas camat Pulau Haruku, Minggu (24/9/2023).
Hadir pada pertemuan itu, camat Pulau Haruku, Kabag Kesbangpol Malteng, kepala Dinas Sosial Malteng, Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Hulaliu, perangkat, perwakilan Saniri Hulaliu, Penjabat Kepala Pemerintahan Negeri Aboru.
Dalam pertemuan itu beberapa hal disuarakan, yakni data korban jiwa, data pemilik pohon serta jumlah pohon yang rusak akibat konflik. Berikut rumah hutan yang rusak, data masyarakat yang berada di daerah perbatasan. Dan data tersebut segera dipenuhi dan disampaikan camat Haruku.
Dalam pertemuan itu kedua negeri menginginkan perdamaian karena konflik menyusahkan masyarakat. Selain itu, mereka menginginkan pertemuan tersebut rutin dilakukan sehingga upaya perdamaian diwujudkan.
Dua negeri bertetangga itu juga menginginkan dan harapkan sentuhan dari pemerintah bagi masyarakat terdampak konflik. (CAL)
Ikuti berita sentraltimur.com diĀ Google News




