JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Ponsel BlackBerry lawas yang menggunakan OS BlackBerry sudah tamat riwayatnya 4 Januari 2022, lantaran dukungannya dihentikan.
Dari beberapa alasan keruntuhan BlackBerry, dari mana asal mula mereka kelimpungan?
Kejayaan BlackBerry di dunia smartphone memudar cepat semenjak kedatangan iPhone dan kemudian Android.
BACA JUGA:
Pemkot Ambon Sosialisasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun – sentraltimur.com
Stok Aman, Kemendag Stabilkan Harga Minyak Goreng – kliktimes.com
Mantan bos BlackBerry pun pernah mengakui kalau pihaknya kalah bersaing dengan iPhone dan akhirnya tumbang.
Jim mengakui awal kegagalan adalah peluncuran BlackBerry Storm yang tak diterima pasar sehingga banyak pembelinya retur.
“Konsumen mengembalikannya 100 persen,” kata Jim mengutip detikINET dari CTV.
Awal 2000-an, BlackBerry mengubah cara orang berkomunikasi dan berbisnis dengan layanan email dan BBM yang aman dan nyaman. Tapi pada tahun 2007, kedatangan iPhone membuat orang perlahan beralih dari BlackBerry. BlackBerry coba mengantisipasi dengan Storm tapi gagal.
“Dengan Storm, kami mencoba terlalu banyak. Layarnya sentuh, aplikasinya baru dan ciptakan dalam periode yang sangat singkat dan ponsel ini malah menghantam kami. Itulah saat di mana aku tahu kami tak bisa berkompetisi di hardware high end,” papar Jim.




