banner 728x250

PPKM Mikro, Wali Kota Tinjau Posko Perbatasan Ambon-Malteng

  • Bagikan
Petugas di posko perbatasan kota Ambon-Malteng memeriksa pengendara yang melintas selama penerapan PPKM, Kamis (8/7/2021). (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kota Ambon resmi diterapkan mulai Kamis (8/7/2021) hingga 11 hari ke depan.

Hari pertama PPKM, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meninjau tiga posko yang berada di wilayah perbatasan Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Richard didampingi Wakil Wali Kota Syarif Hadler, Sekretaris Kota, A. Gustaf Latuheru dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Rombongan wali kota memantau posko perbatasan di kawasan Bandara, Desa Laha, Durian Patah, Desa Hunuth, dan Larier, Desa Passo.

Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kota Ambon, Eva Tuhumury mengatakan, kunjungan wali kota ini untuk memastikan penerapan PPKM di perbatasan pintu keluar masuk ibukota Provinsi Maluku itu berjalan baik.

Eva mengatakan kunjungan orang nomor satu di kota Ambon itu memantau pelaksanaan PPKM berjalan baik. Petugas yang disiagakan di Posko bekerja sesuai standar yang ditetapkan.

“Baru hari pertama, tapi kelihatan petugas bekerja sangat baik,” kata Eva.

PPKM mikro, setiap pelaku perjalanan dari luar daerah yang masuk Kota Ambon wajib menunjukkan hasil rapid antigen atau swab PCR negative dan kartu vaksin.

Khusus untuk warga kabupaten Maluku Tengah di pulau Ambon, cukup menunjukan surat keterangan dari kepala desa setempat. (ANA)

Penulis: ARTANABILEditor: YANTO
  • Bagikan