banner 728x250

PPPK Dituntut Jadi Garda Terdepan Pelayanan Publik Modern

PELAYANAN PUBLIK
banner 468x60

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun melantik sebanyak 344 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahap II tahun anggaran 2024.

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Malra, Kamis (27/11/2025). Bupati Thaher menyampaikan dari total formasi yang tersedia, masih terdapat 31 peserta yang proses administrasinya belum tuntas dan saat ini sedang dalam tahap penyelesaian.

“Anggaplah proses ini sudah selesai. Insyaallah semuanya akan memperoleh hak yang sama sebagaimana yang lain,” ujarnya.

Status PPPK bukan sekadar kedudukan dalam birokrasi, melainkan amanah besar dari negara dan masyarakat. “Jalankan tugas dengan tanggung jawab, keikhlasan, serta integritas. Jadilah teladan dalam memberikan pelayanan terbaik,” pesannya.

Dia mengingatkan bahwa proses seleksi PPPK bukanlah perjalanan yang mudah. Banyak peserta melalui proses panjang, bahkan meneteskan air mata ketika belum berhasil pada seleksi sebelumnya.

Bupati Thaher menjelaskan bahwa masa kontrak PPPK akan dievaluasi setiap tahun sesuai ketentuan. “SK yang saya tandatangani berlaku satu tahun. Jika absensi dan kinerja baik, maka dapat berlanjut hingga lima tahun. Jika tidak, saudara dapat diberhentikan sebelum waktunya,” tegasnya.

Karena itu, etos kerja, disiplin, dan profesionalisme harus menjadi budaya di lingkungan birokrasi modern.

Dia menekankan percepatan digitalisasi dalam pelayanan publik dan meminta seluruh PPPK meninggalkan pola kerja lama dan beralih ke sistem yang cepat, efektif, dan transparan. “Teknologi dan transformasi digital harus dimanfaatkan demi kecepatan dan ketepatan pelayanan. Di Maluku Tenggara, jaringan internet sudah memadai sehingga tidak ada alasan untuk tidak bekerja optimal,” jelasnya.

Bupati mencontohkan penerapan digitalisasi di sektor pendidikan, kesehatan, hingga keuangan yang kini menuntut pelayanan serba cepat dan akuntabel.

Dia menegaskan PPPK memiliki potensi menjadi pemimpin di masa mendatang. Karena itu, integritas, kemampuan beradaptasi, dan peningkatan kompetensi harus terus ditingkatkan. “Jangan mengikuti kebiasaan lama seperti datang terlambat dan tidak memperbaiki kualitas kerja. Tingkatkan kompetensi dan jadilah panutan,” imbaunya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram