
Menurutnya turnamen ini akan menjadi momentum kebangkitan bagi cabang olahraga tenis meja secara khusus dan olahraga pada umumnya di Maluku. “KONI Maluku mengapresiasi apa yang sudah digagas oleh pengurus cabor tenis meja yang didukung penuh oleh Pangdam. Setiap event olahraga harus menjadi trigger untuk memancing semangat orang mengikuti lomba sekaligus sebagai ajang prestasi dan ajang silaturahmi kita satu sama lain,” ujarnya.
KONI Maluku mendukung event-event olahraga seperti ini agar lebih banyak digelar, namun terpulang lagi kepada masing-masing pengurus cabang olahraga.
Olahraga Maluku terpuruk dalam beberapa tahun terakhir, tetapi dengan dukungan, komitmen dan semangat membangun Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdulah Vanath olahraga akan bangkit di Maluku.
“KONI Maluku berkomitmen untuk menjadikan olahraga sebagai jati diri dan kebanggaan masyarakat Maluku sebagai daerah yang melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” kata Sam yang juga ketua umum KADIN Maluku.
Turnamen tenis meja ini bukan hanya untuk mengejar prestasi olahraga, tetapi yang terpenting sebagai ajang meningkatkan kohesi sosial masyarakat Maluku.
Sebab beberapa waktu belakangan terjadi konflik antarkelompok masyarakat yang mmeskipun telah berhasil ditangani oleh Gubernur dan Forkopimda, namun dengan adanya turnamen olahraga akan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat. “Melalui kejuaraan ini, kita lahirkan atlet-atlet tenis meja yang akan mengharumkan nama Maluku baik di kancah nasional maupun internasional,” ujar mantan wakil wali kota Ambon ini.




