banner 728x250

Siswa SMA PGRI Ambon Wakili Maluku di Kejurnas Panjat Tebing

SISWA SMA
Ketua FPTI Maluku Rovik Akbar Afifudin dan pengurus pose bersama Enriko Fauzan, siswa SMA PGRI 1 Kota Ambon yang mewakili Maluku di kejuaraan nasional kelompok umur panjat tebing di Banten. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Enriko Fauzan, siswa kelas X SMA PGRI 1 Kota Ambon mewakili Maluku di kejuaraan nasional (Kejurnas) kelompok umur panjat tebing di Banten.

Tampilnya Enriko di Kejurnas merupakan bentuk komitmen Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku mempersiapkan potensi atlet menuju PON tahun 2028.

“Ini bagian dari komitmen FPTI Maluku dalam mencari dan melahirkan bibit atlet menuju PON 2028 mewakili Maluku. Semoga berprestasi,” kata Ketua FPTI Maluku Rovik Akbar Afifudin kepada sentraltimur.com, Selasa (17/6/2025).

Tim panjat tebing Maluku memiliki dua kesempatan mengikuti PON termasuk terakhir PON XX tahun 2021 di Papua, namun gagal. Ketiadaan dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku periode lalu, atlet panjat tebing tidak dikirim mengikuti PON.

Persaingan di cabang olahraga panjat tebing cukup berat. Maluku baru menyiapkan fasilitas untuk mencari bibit atlet lima tahun terakhir.

Rovik berharap dukungan masyarakat agar atlet yang dikirim ke Kejurnas Banten bisa meraih prestasi demi mengharumkan Maluku. “Kami sadar betul lawan kita tidak mudah. Tapi semoga dengan dukungan masyarakat Maluku, atlet kita bisa mendapat prestasi di sana,” harap anggota DPRD Maluku ini.

Kemampuan dan potensinya yang sangat besar menjadi penilaian FPTI memilih Enriko mewakili Maluku di Kejurnas Banten. “Dia punya kemampuan dan potensi yang besar. Enriko akan disiapkan sampai ke praPON” ujarnya.

FPTI Maluku belum menyampaikan secara resmi ke KONI dan Pemprov Maluku keikutsertaan Enriko pada  Kejurnas di Banten, sebab hanya satu atlet dan satu ofisial yang dikirim.

FPTI menyiapkan biaya transportasi dan akomodasi bagi atlet serta ofisial yang akan dikirim mengikuti Kejurnas di Banten. “Selagi kita masih mampu tanggulangi, yah kita upayakan dulu sendiri. Kalau berhasil, baru dilaporkan ke Pemprov maupun ke KONI Maluku,” kata politisi PPP ini.

Di sisi lain lanjut Rovik, untuk mencari bibit atlet berkualitas, FPTI akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda). Ajang ini akan diikuti para atlet panjat tebing dari 11 kabupaten kota di Maluku. “FPTI dalam waktu dekat juga akan menggelar Kejurda dalam rangka mencari bibit atlet untuk mengikuti pembinaan,” sebut Rovik. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram