AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Saleh Masahida sebelumnya dinyatakan hilang setelah pergi melaut pada 3 Juli 2025 atau enam hari yang lalu. Namun pria 40 tahun itu tak juga kembali ke rumahnya. “Operasi pencarian korban sudah memasuki hari kelima, dan hari ini pencarian masih terus dilakukan.” kata Kepala Basarnas Ambon Muhamad Arafah kepada sentraltimur.com, Rabu (9/7/2025).
Sejak dinyatakan hilang, keluarga korban sempat melakukan upaya pencarian, tetapi hasilnya nihil. Keluarga melaporkan kejadian itu kepada tim SAR untuk membantu proses pencarian.
Tim SAR baru mendapat laporan kejadian setelah dua hari korban dinyatakan hilang. Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan dari unit Pos SAR Tual, Bakamla Tual, Lanal Tual, petugas Airud dan masyarakat melakukan operasi pencarian, namun korban belum ditemukan.
“Kita dapat laporan dari keluarga korban tanggal 5 Juli, dan hari itu juga tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian, jadi hari ini sudah memasuki hari kelima,” ungkap Arafah.
Dia berujar operasi pencarian korban beberapa hari terakhir ini tidak mudah. Tim SAR menghadapi cuaca laut yang sangat buruk. Meski begitu, operasi pencarian korban terus dilakukan. “Kendalanya itu cuaca laut saat ini sangat buruk dan gelombang sangat tinggi, tapi kita tetap melakukan pencarian,” ungkapnya.
Arafah berharap pada hari kelima operasi pencairan, korban dapat segera ditemukan dalam keadaan hidup dan berkumpul bersama keluarganya. “Di tengah pencarian korban pada cuaca yang kurang bersahabat ini kami berdoa agar tim SAR gabungan diberikan kelancaran dan berhasil ditemukan dan bisa segera dievakuasi,” harap Arafah. (MAN)




