JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami penurunan. Hal itu turut disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid.
“Kalau kita lihat laju penularan kita semakin baik. Artinya semakin turun angka COVID-19. Angka positivity rate kita terus turun pada angka 0,09, yang tadinya 0,17 dan 0,2. WHO sendiri kan angkanya kurang dari 5 persen. Artinya positivity rate-nya sudah baik. Kita itu 0,09 persen berarti sangat rendah,” ujarnya Rabu (15/12/2021).
BACA JUGA:
Gempa 5,6 Magnitudo di MBD Rusak 7 Rumah Warga – sentraltimur.com
Humas OJK Pusat: Milenial Jadi Investor Baru Bursa Saham, Butuh Edukasi – kliktimes.com
Nadia menambahkan, angka kasus COVID-19 di Indonesia sudah di bawah 200. Pun, dengan angka kematian yang juga mengalami penurunan, di bawah 15 kasus.
“Kalau lihat kondisi ini, laju penularan kita sudah tertangani dengan baik. Artinya, kalau kita melihat angka reproduksi dari virus itu pasti kurang dari satu,” kata dia menukil viva.co.id.
Kendati demikian, Nadia mengungkapkan varian Delta masih mendominasi kasus COVID-19 di Indonesia, bahkan masih terus bermutasi.
“Dari pemeriksaan genome sequencing, varian Delta yang kita tahu bulan Juli kemarin menjadi luar biasa yang harus kita hadapi situasinya. Itu terus masih mendominasi jenis virus yang ada di negara kita. Bahkan dia bermutasi sampai dengan 22 jenis mutasi,” ungkapnya.
Angka Positivity Rate
Meski varian terbaru COVID-19, Omricon hingga saat ini belum terdeteksi di Indonesia, Nadia menyampaikan tetap mengantisipasi. Dengan melakukan berbagai tindakan pencegahan, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.




