banner 728x250

Wali Kota Ambon Lantik Pengurus FKUB, Ini Harapannya

KOTA AMBON
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena melantik pengurus dan dewan penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Ambon periode 2025–2030.

Pelantikan berlangsung di ruang Vlisingen Balai Kota Ambon, Selasa (17/6/2025). Pelantikan ini menandai komitmen bersama memperkuat semangat toleransi dan menjaga keharmonisan antarumat beragama di kota Ambon.

Bodewin menegaskan keberagaman di Kota Ambon adalah berkah, bukan ancaman, jika dikelola dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Visi pembangunan Kota Ambon lima tahun ke depan adalah Ambon Manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan. “Kota ini hanya bisa maju jika toleransi dijadikan sebagai fondasi bersama,” ujar Bodewin.

Menurutnya FKUB bukan sekadar forum formal, tetapi harus menjadi pelaku aktif dalam upaya pembinaan umat, mediasi sosial, hingga penanganan potensi konflik horizontal berbasis komunitas.

Kota Ambon menempati posisi ke-11 dalam indeks kota paling toleran se-Indonesia. Peringkat ini mengalami peningkatan dari posisi ke-14 sebelumnya, meski masih jauh dari posisi 5 besar yang pernah diraih Ambon di masa lalu. “Kita tidak sedang mengejar peringkat, tapi mengejar keamanan, kenyamanan, dan kedamaian yang nyata bagi seluruh warga kota,” tegasnya.

Pelantikan ini didasarkan pada laporan ketua panitia nomor: 1293 tahun 2025 tentang Pembentukan FKUB dan Dewan Penasehat FKUB Kota Ambon.

Dalam keputusan tersebut, FKUB memiliki mandat antara lain menjaga kerukunan antarumat beragama, memfasilitasi dialog lintas agama, serta memberikan rekomendasi atas perizinan rumah ibadah.

FKUB periode 2025–2030 dipimpin H. Husein Shairi sebagai ketua, wakil ketua Pdt. Herisia Hai, Sekretaris Pdt. Marcus Tatarian dan sejumlah tokoh agama dari berbagai latar belakang di bidang pembinaan, pengkajian, dan humas.

Dewan Penasehat FKUB diketuai Wali Kota Ambon, dengan unsur-unsur penting lain seperti Sekretaris Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama, dan tokoh-tokoh dari lembaga keagamaan seperti MUI, Klasis GPM, Walubi, dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Ambon.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram