Seminar ini menjadi bagian dari upaya kolektif untuk memperkuat harmoni sosial di Maluku sebagai daerah yang dikenal dengan keberagaman budaya dan agama.
Kegiatan itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, tokoh agama, akademisi, serta perwakilan organisasi masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan toleransi di Tengah keberagaman masyarakat Maluku. (RED)




