AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta meminta para camat, lurah dan kepala desa maksimal melayani warga Kota Ambon.
“Saya juga ingatkan para camat, lurah dan kades, jangan sampai masyarakat membutuhkan tanda tangan bapak dan ibu, mereka menunggu berjam-jam,” kata Ely saat memimpin apel ASN Pemkot di halaman balai kota Ambon, Senin (5/5/2025).
Dia tidak ingin warga kota sampai mengikuti camat, lurah dan Kades di rumah untuk mendapatkan pelayanan. “Ini laporan masyarakat yang sangat tidak menyenangkan. Bapak dan ibu tahu bahwa kerja sampai jam sekian lalu istirahat, dan pada waktunya pulang. Ini agar masyarkat mengurus surat tidak menunggu bapak dan ibu. Ada yang bilang katong iko di rumah barang bapak camat dan lurah di rumah. Ini tidal boleh lagi terjadi. Saya akan melakukan pengawassan kepada bapak dan ibu semua. Ini seusai arahan pak wali kota, dan pak wali kota juga melakukan pengawasan,” tegasnya.
Dia mengajak para camat, lurah dan kepala desa merubah potret pelayanan dengan baik. “Kita harus masuk tepat pada waktunya melayani dengan baik dan ada saatnya istirhat dan pulang,” jelasnya.
Ely juga mengimbau para ASN tidak membiarkan tenaga honorer dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bekerja sendiri. “Banyak ASN membiarkan tenaga kontrak bekerja sendiri. ASN berkeliaran mengurusi kepentifan pribadinya. Akibatnya pegawai kontrak dan PPPK kerja sendiri. Ini tidak boleh terjadi lagi. Kita kan dapat gaji dan TPP dan lainnya. Jangan sampai terima gaji tidak seimbang dengan apa yang katong lakukan. Harapannya kita maksimal melayani masyarakat,” tegas Ely. (RED)




