banner 728x250

2001 Pelajar SMP dan SMA di Ambon Divaksinasi Covid-19

  • Bagikan
di ambon
Pelajar dan masyarakat mengikuti Pekan Selebrasi Vaksinasi Covid-19 yang digelar Pemerintah Kota Ambon pada 27 Agustus-3 September 2021 menyambut HUT Kota Ambon ke-446. (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Jumlah pelajar yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Kota Ambon bertambah.

Tercatat 2001 pelajar SMP dan SMA telah vaksinasi Covid-19 pada Senin (30/8/2021). Total pelajar yang sudah vaksinasi corona mencapai 4.498 orang.

Vaksinasi pelajar pada Pekan Selebrasi Vaksinasi Covid-19 oleh Pemerintah kota Ambon menyasar anak usia 12-17 tahun dan masyarakat umum. Vaksinasi di Pattimura Park, pada Senin tercatat berjumlah 2.539 orang.

BACA JUGA:

Tolak Pilkades, Warga Desa Kamariang Blokade Jalan Trans Seram – sentraltimur.com

Pemalsu Surat Rapid Antigen di Maluku Dituntut 1,5 Tahun Penjara – kliktimes.com

“Kemarin di Pattimura Park yang vaksinasi total 2.539 orang. Untuk anak SMP dan SMA 2001 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Adriaansz, Selasa (31/8/2021).

Dari 2001 orang anak yang ikut vaksinasi ini, terdiri dari siswa SMP sebanyak 986 orang, dan SMA 1.015 orang.

Jumlah tersebut meningkat banding hari pertama dan kedua Pekan Selebrasi Vaksinasi covid-19 yang digelar menyambut HUT Kota Ambon ke-446.

Joy merinci, hari pertama vaksinasi, Jumat (27/8/2021) tercatat 2.674 orang yang vaksinasi. Sebanyak 1.185 di antaranya pelajar SMP dan SMA.

Pada hari kedua 2.294 orang vaksinasi. 1.312 di antaranya siswa SMP dan SMA. Total hingga hari ketiga vaksinasi sebanyak 4.498 pelajar telah vaksinasi. “Jumlah itu masih terus bertambah hingga berakhir pada 3 September mendatang,” kata Joy.

Belum Terapkan PTM

Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Ambon hingga kini belum juga pemerintah Kota Ambon terapkan. Padahal Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam beberapa kesempatan telah menjanjikan akan segera menerapkan PTM di sekolah.

Sebab Pemkot Ambon tidak ingin kasus yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia saat penerapan PTM terjadi di Ambon. Pasalnya dari 1.300 sekolah yang menerapkan PTM di seluruh Indoneisa, sekitar 9 ribu guru dan 15 ribu siswa terkonfrimasi positif corona.

Atas pertimbangan itu, Pemkot belum mau terburu-buru menerapkan PTM meski Kota Ambon saat ini sudah berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level dua dan berada di zona kuning penyebaran Covid-19.

“Ini harus kita hati–hati, karena fakta membuktikan sekitar 1.300 sekolah membuka PTM, kurang lebih 9 ribu guru dan 15 ribu siswa yang terkonfrimasi positif. Ini jadi perhatian kita,” kata Richard, Rabu (29/9/2021).

  • Bagikan