banner 728x250

8 Fraksi DPRD Malteng Setujui LPJ APBD 2024

FRAKSI PKS
banner 468x60

MASOHI, SENTRALTIMUR. COM – Delapan Fraksi DPRD menyetujui laporan pertanggungjawaban APBD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) tahun anggaran 2024.

‎‎Persetujuan itu disahkan dalam rapat paripurna dalam rangka penyampaian kata akhir Fraksi DPRD Malteng atas laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 dan nota penghitungan APBD tahun anggaran 2024.

‎‎Rapat dipimpin Ketua DPRD Malteng dihadiri Sekretaris Daerah Rakib Sahubawa, 26 anggota dewan, pimpinan OPD, dan Forkopimda pada Rabu (8/10/2025).

‎‎Masing-masing fraksi menyampaikan pandangan berbeda pada Laporan Pertanggungjawaban APBD Malteng tahun anggaran 2024. ‎‎Fraksi Gerindra memberikan catatan tegas LPJ APBD 2024 Malteng. ‎

Melalui juru bicara, Frans Loupatty, salah satu sorotannya ialah soal  upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ‎‎Fraksi Gerinda mendorong Pemda Malteng memanfaatkan momentum Banda Heritage Festival untuk peningkatan PAD Malteng. ‎‎

“Kami mendorong Pemerintah Daerah agar kegiatan Banda Heritage Festival bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan PAD Maluku Tengah,” tegas Loupatty.

‎‎Fraksi Gerindra juga berharap agar pelaksanaan APBD tahun 2025 dilaksanakan transparan, akuntabel, dan berdampak positif bagi masyarakat. ‎‎”Fraksi Gerindra menerima dengan senang hati dan menyetujui LPJ APBD 2024 sebagai Rancangan Perda Kabupaten Maluku Tengah untuk ditetapkan di tahun 2025,” tandas Loupatty.

‎Fraksi PKS melalui Juru Bicara Abdul Gani Lestaluhu memberikan pandangan umum fraksi yang memuat catatan-catatan penting.

‎‎Salah satunya, berkenaan dengan kinerja perangkat daerah, kecamatan dan desa, Fraksi PKS meminta agar pengawasan Inspektorat dilakukan mulai dari pengawasan prosedur perencanaan sampai pelaksanaan kebijakan. ‎‎”Yakni dokumen-dokumen perencanaan program dan anggaran sampai dengan pelaksanaan kebijakan atau program,” tuturnya.

‎‎Hal ini menunjang urusan pemerintahan yang berimplikasi pada capaian indikator kinerja berupa optimalisasi Sistim Pengendalian Interen Pemerintah (SPIP) serta kapabilitas aktif dapat terpenuhi. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram