AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Komisi III DPRD Maluku menggagendakan mengundang Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Selasa (28/4/2025).
Komisi yang membidangi infrastrukrur itu mengundang BPJN Maluku, setelah menerima perwakilan aksi demo dari Komando Hidupkan Apirasi Masyarakat (HAM) dan Pelopor di Kantor DPRD Maluku, Kamis (24/4/2025).
“Hari Selasa pekan depan, Komisi III undang BPJN Maluku. Para pandemo juga ikut diundang,” kata Wakil Ketua Komisi III, Richard Rahakbauw ketika menerima para pendemo.
Para pendemo menuturkan, akses jalan dari Waipia menuju Saleman, dari Saleman ke Sawai Kabupaten Maluku Tengah rusak parah sehingga meresahkan pengguna jalan dan masyarakat. Bahkan, mereka menduga terjadi tindak pidana korupsi.
Pendemo juga menyoroti jalan dan jembatan di wilayah Seram Selatan yang sering mengalami kerusakan. “Kami minta Komisi III sesuai kewenanganya mengundang BPJN. Kalau BPJN diundang kami juga ikit diundang,” harap koordinator Komando HAM dan Pelopor, Umar Kelilu dan Hidayat Warawara.
Ruas jalan di wilayah itu sering bermasalah. Anggaran puluhan miliar hingga ratusan miliar habis tapi selalu mengalami kerusakan. “Kami kecewa dengan BPJN,” kesal mereka.
Rahakbauw memastikan ketika BPJN diundang para pendemo juga ikut diundang. ”Dulu saya Komisi III selalu undang. Buktinya, jembatan Kawanua kami kawal, jadi jangan ragukan saya,” ingatnya.
Komisi III akan meninjau jalan rusak yang disuarakan pendemo. “Kami akan melakukan pengawasan melihat langsung dan mencari solusi agar proses pembangunan jalan dan jembatan dilakukan dengan baik,” kata Rahakbauw. (RED)




