Keempat pimpinan kelompok tarekat berasal dari Kabupaten Maluku Tengah. “Betul mereka dari Maluku Tengah,” katanya.
Kelompok aliran sesat ini sebelumnya sempat berkembang luas di Kota Masohi, Maluku Tengah dengan pimpinannya La Bandunga pada tahun 2002 silam.
Pengikut kelompok ini teridentifikasi dari berbagai kalangan termasuk orang berpendidikan tinggi dan sejumlah pejabat di Masohi. Namun karena dianggap menyimpang, aktivitas tarekat tersebut disetop oleh MUI Maluku Tengah.
Akibat perbuatannya, pimpinan kelompok terekat ini sempat divonis penjara oleh pengadilan. (MAN)
Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




