AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Maluku kembali menelan korban.
Belasan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 19 Kota Tual, Maluku dilarikan ke rumah sakit karena diduga mengalami keracunan makanan. Keracunan massal siswa seusai menyantap makanan program MBG yang disediakan di sekolah tersebut, Kamis (18/9/2025).
Belasan siswa menjalani perawatan di RSUD Maren akibat mual-mual serta pening dan sakit kepala. Kejadian itu menggegerkan pihak sekolah dan keluarga para siswa. Banyak keluarga dan orangtua siswa segera datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi anak-anak mereka.
Hingga saat ini masih ada 11 siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara para siswa lainnya telah dipulangkan. “Betul kejadian di SD Negeri 19 Tual sekitar pukul 10.30 WIT,” kata Kapolres Tual AKBP Adrian Tuuk dikonfirmasi via telepon.
Dari laporan yang diterima, jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan hingga harus dilarikan ke rumah sakit sebanyak 17 orang. “Ada 17 yang mengalami keracunan dan mereka sudah dibawa ke rumah sakit, dibawa jam 11 siang,” ujarnya.
Setelah menjalani perawatan, beberapa siswa kemudian dipulangkan, sedangkan 11 siswa lainnya tetap menjalani perawatan. “Kondisi para siswa saat ini sudah mulai membaik, setelah mengkonsumsi obat dan diinfus. Namun saat ini mereka masih menjalani rawat inap sambil ditemani orang tua,” ungkap Adrian.

Informasi yang dihimpun sentraltimur.com, Yayasan 1 Mangon ditunjuk sebagai penyedia makanan bergizi gratis bagi siswa. Yayasan ini digandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional Kota Tual.
Wali Kota Tual Ahmad Yani Renuat yang dihubungi mengaku belum mendapat laporan kejadian tersebut. “Maaf saya lagi menjalani perawatan kesehatan jadi nanti langsung dengan wakil wali kota saja. Saya sendiri belum dapat laporan tentang itu nanti saya cek dulu ke wakil wali kota yang sementara berada di Tual,” ungkapnya. (MAN)




