banner 728x250

Desa Negeri Lama Dinobatkan sebagai Replika Desa Anti Korupsi 2025

NEGERI LAMA
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Desa Negeri Lama, Kecamatan Baguala, dinobatkan sebagai Replika Desa Anti Korupsi tahun 2025.

Hal ini tentunya menjadi suatu kehormatan sekaligus momentum penting bagi masyarakat agar terus memperkuat tata kelola pemerintahan dari aras terbawah secara transparan, akuntabel, dan bersih dari praktik ini.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemdes Negeri Lama, BPD, serta para tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah bekerja keras membangun tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutan yang dibacakan Pj. Sekretaris Kota Robby Sapulette pada penilaian Desa Anti Korupsi, di Café Singgah Doloe, Negeri Lama, Kamis (20/11/2025).

Pemerintah membuka diri seluas-luasnya terhadap masukan, rekomendasi, serta evaluasi yang akan disampaikan oleh tim penilai. Sebab menurutnya, membangun desa bebas korupsi perlu melibatkan semua pihak termasuk masyarakat.

“Pencegahan korupsi ini bukan saja dilakukan oleh pemerintah, tetapi kami juga butuh bantuan semua pihak termasuk masyarakat. Saya berharap Desa Negeri Lama ini dapat menjadi role model bagi desa-desa lain di Provinsi Maluku,” tandasnya.

Kepala Inspektorat Provinsi Maluku, Jasmono mengungkapkan desa ini mampu membangun tata kelola pemerintahan yang bebas dan bersih dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme, sehingga layak dijadikan sebagai replika desa anti korupsi

Dengan Desa Negeri lama dijadikan sebagai contoh desa anti korupsi menunjukkan bahwa entitas pemerintahan yang paling kecil dapat menjadi garda terdepan terdepan dalam upaya pencegahan korupsi di Provinsi Maluku.

Dia bilang kejahatan korupsi bersifat extraordinary crime, oleh sebab itu butuh partisipasi semua pihak selain pemerintah daerah dalam upaya pencegahannnya. “Dengan upaya pencegahan yang bersifat kolaboratif ini kami optimis pemberantasan korupsi di Provinsi Maluku dapat kita wujudkan,” kata Jasmono. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram