banner 728x250

Dua Menteri Kunjungi Ambon, Bahas Pembangunan New Port dan LIN Maluku

DUA MENTERI
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Maluku Murad Ismail dan sejumlah pejabat daerah di Maluku rapat koordinasi di VVIP Bandara Pattimura Ambon, Kamis (7/10/2021). (FOTO: HUMAS PEMPROV MALUKU)
banner 468x60

Maluku Tenggara (Malra) termasuk sebagai sentra rumput laut yang harus mendapat atensi yang kaitannya dengan integrasi program LIN di Maluku.

“Maluku juga merupakan kontributor ke-6 produsen rumput laut nasional,” kata Mulianda.

Menurut Mulianda, dengan potensi pengembangan rumput laut yang begitu luas potensi rumput laut dapat dikembangkan di Malra.

“Oleh karena itu kami mengambil titik fokus di Malra karena potensinya. Dan itu juga menjadi harapan Pak Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Malra kita dukung penuh untuk dikembangkan industri rumput laut dari hulu ke hilir atau seaweed estate,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, dengan pengembangan industri rumput laut, Malra menjadi lumbungnya rumput laut. Dan hasil dari kabupaten lainnya pengolahannya bisa di Malra dan ekspor. Tidak lagi rumput laut ini dibawa ke Makassar atau Jawa Timur.

“Dalam tahun depan ini sudah bisa jalankan seaweed estate. Terkait model pengelolaan akan datang investor yang siap untuk bekerja sama,” katanya. (MMS)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram