banner 728x250

Emosi Dinasehati, Pria di Tual Nekat Tusuk Anggota Brimob

ANGGOTA BRIMOB
Pria inisial PS (tengah), pelaku penusukan Anggota Brimob dibekuk Polres Tual. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Anggota Brimob Polda Maluku di Kota Tual bernama Refualu menjadi korban penusukan oleh seorang pria berinisial PS.

Pelaku penusukan merupakan suami dari keponakan korban. Anggota Brimob Batalyon C Pelopor itu ditikam di lokasi kos pelaku sekitar pukul 21.30 WIT pada Senin (10/11/2025).

Insiden bermula saat korban menerima panggilan telepon dari kerabatnya. Dari percakapan telepon, Refualu mendapat informasi bahwa keponakannya bernama Nungsi menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya PS.

PS menganiaya istrinya yang juga keponokan korban lantaran persoalan uang. Mendapat informasi itu, Nungsi mendatangi rumah pamannya melaporkan KDRT yang dialaminya. Mendengar penuturan keponakannya, Refualu berinisiatif menuju Polres Tual melapor perbuatan PS. Namun saat melewati kamar kos pasangan tersebut, dia melihat pelaku PS sedang duduk di depan kamar.

Korban menghampiri PS untuk menegur dan menasihatinya. “Saya hanya ingin menasihati agar tidak mengulangi perbuatannya, tapi dia menjawab dengan nada kasar dan terlihat dalam pengaruh alkohol (miras),” kata Kapolres Tual AKBP Dwi Bachtiar Rivai mengutip keterangan Refualu kepada penyidik.

Atas kejadian itu korban dan pelaku terlibat cekcok mulut. Saat korban hendak menegur lebih lanjut, pelaku justru mencabut gunting dari arah belakang dan menyerang Refualu di bagian dada.

Tikaman pertama berhasil ditangkis, namun tetap mengenai bagian kiri tubuh korban. Meski sempat menjatuhkan pelaku ke tanah, PS terus berusaha menyerang hingga korban memutuskan melarikan diri menuju Polres Tual dalam keadaan terluka.

Di tengah perjalanan, pelaku sempat mengejar korban, namun aksi tersebut tidak berhasil. Refualu kemudian meminta bantuan seorang pengemudi ojek untuk mengantarnya ke Polres Tual guna melapor dan meminta pertolongan medis.

Rivai menjelaskan anggota jaga Polres Tual yang mengetahui kejadian itu segera membawa korban ke Rumah Sakit Langgur, namun karena ruang tindakan penuh, korban dirujuk ke RSUD Karel Sadsuitubun untuk mendapatkan perawatan intensif.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram