Ke depan akan dilakukan perluasan integrasi sistem host-to-host, QRIS, dan EDC untuk seluruh OPD.
Wakil Bupati MBD Agustinus L. Kilikily dalam sambutannya menegaskan digitalisasi pemerintah daerah merupakan kebutuhan dalam meningkatkan PAD, mempercepat layanan publik, dan memperkuat transparansi.
“Pemerintah daerah harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kehadiran e-MBLB dan SPARTA-BMD adalah terobosan penting menuju tata kelola yang modern, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Terkait SPARTA-BMD, Kilikily menyebut sistem ini sebagai langkah penting menuju pengelolaan aset yang profesional dan sesuai standar tata kelola modern. Sedangkan e-MBLB dinilai mampu meningkatkan kemudahan pembayaran, meminimalkan kesalahan manual, serta mendukung peningkatan PAD secara berkelanjutan.
“Inovasi ini bukan sekadar karya, tetapi solusi nyata bagi peningkatan tata kelola pemerintahan kita. Saya berharap dapat diimplementasikan secara luas dan berkelanjutan,” kata Kilikily.
Pemkab MBD berkomitmen terus mendorong transformasi digital sebagai bagian dari birokrasi yang efektif, efisien, dan terpercaya. (MBD)




