banner 728x250

Kesal, Warga Waraloin Tumpah 2 Ton Beras di Depan Kantor Desa

  • Bagikan
WARGA WARALOIN
Warga Desa Waraloin, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Bagat yang kesal menumpah dua ton beras di jalan, Sabtu (27/11/2021). (FOTO: TANGKAPAN LAYAR)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Warga di Desa Waraloin, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Bagat, Maluku ramai-ramai menumpah dua ton beras di jalan.

Aksi warga terjadi pada Sabtu (27/11/2021) itu lantraran kesal atas sikap panitia kegiatan adat panas pela di desa tersebut. Panitia menyimpan beras itu di kantor desa dan tidak membagikannnya ke warga.

BACA JUGA:

Longsor di Waipia Rusak Jalan Penghubung SBT-Malteng – sentraltimur.com

Menteri Keuangan: Realisasi Belanja Per Oktober Rp 2.058,9 Triliun – kliktimes.com

Dalam aksi itu, warga berbondong-bondong mendatangi kantor desa dan mengeluarkan puluhan karung beras dari dalam kantor. Warga yang kesal dan kecewa menyobek karung beras dan menumpahkannya di jalan. Beras yang “dibuang” ke jalan itu kurang lebih sebanyak dua ton.

“Ada sekitar dua ton yang tumpahkan,” ujar seorang warga Waraloin kepada sentraltimur.com, Minggu (28/11/2021).

Ongen bilang, warga setempat marah karena panitia panas pela tidak membagikan beras tersebut kepada warga hingga acara tersebut selesai.

Beras Sumbangan Donatur Untuk Desa

“Beras itu sumbangan dari donatur untuk acara adat. Tapi panitia tidak membagikan, malah menyimpannya di kantor desa,” kesa Ongen.

Adat panas pela merupakan sebuah acara adat di Maluku yang biasanya mempertemukan sejumlah warga yang dianggap saudara walaupun bukan sedarah. Biasanya desa yang menjadi tuan rumah akan menjamu dan menampung saudaranya yang datang dari desa lain beberapa hari lamanya.

  • Bagikan