banner 728x250

Ketika Ambon New Port Terancam Batal, Kemarahan Anggota DPR Didukung Masyarakat Maluku

ANGGOTA DPR
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) dikecam Anggota DPR Saadiah Uluputty dalam rapat kerja bersama Komisi IV terkait terancam batalnya pembangunan Ambon New Port, Rabu (23/3/2022). (FOTO: TANGKAPAN LAYAR VIDEO)
banner 468x60

Keberadaan ANP untuk mendukung lumbung ikan nasional (LIN) Maluku yang telah janjikan pemerintah. Luas pelabuhan terintegrasi ANP itu mencapai 200 hektar dengan total nilai investasi Rp4,05 triliun. 

Mengutip katadata.co.id, pada tahap pertama, pelabuhan baru Ambon (ANP) akan dibangun seluas 100 hektar dengan investasi senilai Rp2,21 triliun. Menggunakan skema pendanaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), anggaran tahap pertama adalah Rp1,2 triliun. 
Dalam rapat kerja bersama Komisi IV, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pihaknya tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membangun ANP saat ini.

Selain itu, pemerintah masih mencari investor yang mau menanamkan uangnya di proyek ANP. “Ini semua (masalah) investasi. (Ambon) New Port lalu tidak jadi (dibangun tahun ini) karena memang anggarannya tidak ada,” kata Sakti. 

Dalam mengundang investor, Sakti memberikan pilihan. Yakni bernaung dalam salah satu dari delapan pelabuhan milik pemerintah atau membangun ANP.

Sebagai informasi, investor dalam proyek ANP akan mendapatkan konsesi selama 50 tahun, termasuk tiga tahun masa konstruksi. 

Sebagai negara maritim, keberadaan infrastruktur pelabuhan di Tanah Air berperan penting sebagai pintu masuk orang dan logistik. Pelabuhan juga memiliki peran yang penting untuk kegiatan perdagangan maupun industri.

Menurut laporan Kementerian Perhubungan, jumlah pelabuhan di Indonesia sebanyak 2.439 pelabuhan pada 2020. Angka tersebut meningkat 38,6% bandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 1.760 pelabuhan.

Masyarakat Maluku Tuntut Keadilan

Kemarahan Saadiah dalam rapat kerja Komisi IV bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan viral di platform media sosial.

Aksi “heroiknya” memperjuangkan pembangunan ANP menuai reaksi masyarakat Maluku di sosial media. Masyarakat memuji sikap tegas Saadiah yang menuntut pemerintah merealisasikan janjinya membangun ANP.

Kecewa dengan kebohongan pemerintah, netizen di Maluku ramai-ramai mendukung srikandi Maluku, Saadiah Uluputty. Bahkan banyak masyarakat Maluku yang kecewa dan memposting ucapan bernada sarkasme kepada pemerintah.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram