JAYAPURA, SENTRALTIMUR.COM – Kontingen Provinsi Maluku boyong dua medali emas sekaligus dari cabang olahraga dayung PON XX Papua. Lomba berlangsung di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Kamis (7/10/2021).
Raihan dua medali emas itu dari dua nomor berbeda. Pertama, dari Chelsea Corputty pada nomor Lightweight Woman Single Sculls (LW1X). Chelsea menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 8 menit 02,086 detik.
Ia mengalahkan pedayung Jambi yang juga olimpian pada Olimpade Tokyo 2020, Mutiara Rahma Putri. Mutiara meraih medali perak dengan catatan waktu 8 menit 05,141 detik.
BACA JUGA:
Dua Menteri Kunjungi Ambon, Bahas Pembangunan New Port dan LIN Maluku – sentraltimur.com
PT Waskita Karya Raih Kontrak Rp460 Miliar, Tangani Banjir Rob – kliktimes.com
Pedayung Jawa Barat, Anggi Widiarti menyabet medail perunggu nomor, dengan catatan waktu 8 menit 32,604 detik.
Raihan medali emas kedua bagi Maluku datang dari nomor Men’s Double Scull (M2X) lewat duo Asuhan Patiiha dan Memo setelah mencatat waktu 6 menit 48,740 detik.
Tim dayung Jawa Barat melalui Edwin Ginanjar Rudiana dan Rifqi Harits dengan catatan waktu 7 menit 08,532 detik meraih medail perak. Adapun medali perunggu diperoleh Sulawesi Selatan lewat duet Fajar dan Sulfianto dengan catatan waktu 7 menit 13,615 detik.
Chelsea Sumbang Emas Perdana
Usai pertandingan, Chelsea tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah mengantarkan Maluku boyong medali emas perdana. Ia menjadi atlet yang membuka pundi-pundi emas kontingen Maluku pada PON Papua.
“Pertama, sangat bahagia karena ini emas pertama bagi Maluku. Saya banyak terima kasih sudah dukung saya. Ini emas bagi masyarakat Maluku,” kata Chelsea penuh bahagia.
Asuhan Patiiha juga langsung menangis saat berhasil menjadi yang tercepat dalam lomba pacu 2.000 meter tersebut.
Setelah sampai daratan, ia langsung memeluk pelatih dan manajer tim dayung Maluku. Air mata tak kuasa ia bendung karena ini adalah medali emas pertamanya dalam PON.
“Ini pertama tanding saya dan langsung meraih medali emas. Terima kasih banyak kepada semuanya su (sudah) bantu saya,” kata Asuhan. (ANT/RED)




