banner 728x250

Maya Lewerissa Kukuhkan Rely Noach Bunda Genre MBD

BUNDA GENRE
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Bunda Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Maluku Barat Daya, Rely Noach dikukuhkan oleh Bunda Genre Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa.

Pengukuhan Rely bersama Bunda Genre 10 kabupaten/kota lainnya digelar di lantai 7 kantor gubernur Maluku, Jumat (13/6/2025).

Gubernur Maluku dalam sambutan yang dibacakan Sekda Maluku Sadali Ie mengatakan, tugas baru yang diemban ini merupakan sebuah amanah dan kehormatan.

Pemerintah Provinsi Maluku meyakini Maya Baby Lewerissa dan seluruh ketua TP PKK kabupaten/kota mampu dan memenuhi syarat untuk mengemban tugas mulia ini. ‎‎“Pemprov Maluku sangat menyadari bahwa remaja adalah aset strategis bagi daerah, bangsa dan negara. Mereka adalah calon-calon pemimpin yang akan menentukan masa depan daerah ini,” katanya.

‎Perlu diberikan pendampingan dan perhatian yang tepat bersifat menyeluruh meliputi aspek pendidikan, kesehatan, karakter, hingga kesiapan dalam kehidupan berkeluarga, agar mereka memiliki kualitas hidup yang baik adalah sebuah keniscayaan.

‎‎“Saya berpesan kepada Bunda Genre Provinsi Maluku yang baru dikukuhkan agar dapat secara aktif mendorong dan memastikan sinergi serta kolaborasi yang erat dengan para pengelola program GenRe di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku,” katanya.

‎‎Dia meminta pengelola program Genre di tingkat kabupaten/kota, dapat bekerja sama secara proaktif, karena keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen dan kerja nyata di lini lapangan hingga ke desa-desa. ‎‎“Kita harus memastikan setiap remaja di Maluku mendapatkan akses terhadap informasi dan program-program berbasis remaja,” tegasnya.

‎Bunda Genre Maluku, Maya Baby Lewerissa menyampaikan komitmennya mendampingi Genre di level provinsi agar sama-sama berjuang melawan tantangan-tantangan seperti tingginya angka pernikahan dini, masalah kesehatan reproduksi dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, prevalensi stunting dan kekerasan anak yang masih tinggi serta tantangan akses informasi dan pendidikan yang belum merata.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram