AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pasca menang Pilkada Maluku versi quick count, calon Gubernur Hendrik Lewerissa silaturahmi dengan raja se-Pulau Ambon.
Silaturahmi digelar di Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (30/11/2024). Ajang ini sebagai bentuk terima kasih pasangan dengan jargon Lawamena atas dukungan para raja di Pilkada Maluku pada 27 November 2024.
Pertemuan berjalan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Sekretaris DPW PPP Maluku yang juga anggota DPRD Maluku Rovik Afifudin dan Ketua DPW Gelora Maluku Thalib Soumena mendampingi Hendrik silaturahmi dengan raja se-Pulau Ambon.
“Saya berterima kasih kepada semua upulatu dan inalatu se-Pulau Ambon dengan masyarakatnya yang telah memberikan kepercayaan dan mendukung saya dan Pak Abdullah Vanath atau pun tidak mendukung pasangan Lawamena di Pilkada Maluku, kami juga mengucapkan terima kasih,” kata Hendrik.
Pasangan nomor urut 3 Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath unggul berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat Pilgub Maluku.
Hasil hitung cepat Maleo Institut dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pasangan Hendrik-Vanath unggul telak dari pasangan nomor urut 1 Jeffry Apoly Rahawarin-Abdul Mukti Keliobas dan pasangan nomor urut 2 Murad Ismail-Michael Wattimena.
Rekapitulasi suara panitia pemungutan suara (PPS) hingga panitia pemilihan kecamatan (PPK) juga mencatat perolehan suara Hendrik-Vanath jauh meninggalkan dua kompetitornya. Hendrik-Vanath bersama tim pemenangan telah mendeklarasikan kemenangan di Pilkada Maluku 2024.
Hendrik merangkul semua pihak untuk bersama-sama membangun Maluku yang lebih baik ke depan. “Silaturahmi untuk kita mencairkan kekakuan pasca Pilkada sekaligus kita melakukan rekonsiliasi bersama guna melihat apa yang dapat diperjuangkan bagi kepentingan masyarakat Maluku, khususnya di desa dan negeri adat,” kata Hendrik.
Perhatian terhadap desa dan negeri adat di Maluku menjadi prioritas. Regulasi yang dilahirkan lewat peraturan daerah dan peraturan gubernur, bupati/wali kota akan diseragamkan sesuai Undang-Undang RI Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, agar terintegasi program dan kebijakan.




