banner 728x250

Pemkab MBD Upacara Hari Otonomi Daerah, Ini Amanat Mendagri

OTONOMI DAERAH
banner 468x60

TIAKUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29.

Upacara dipimpin Wakil Bupati MBD Agustinus Lekwarday Kilikily di lapangan upacara kantor Bupati MBD, Kamis (25/4/2025).

Peringatan Hari Otda tahun 2025 mengusung tema: “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan kolaboratif.

Menteri Dalam Negeri dalam sambutan dibacakan Agustinus Kilikily menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, pers, dan seluruh elemen bangsa atas kontribusi nyata dalam pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

Mendagri mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya jajaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional, serta meningkatkan daya saing daerah yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa secara keseluruhan,” ujarnya.

Mendagri juga menekankan delapan fokus strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh pihak, baik di pusat maupun di daerah, untuk mengharmoniskan gerak langkah pada tataran implementasi, yakni: swasembada pangan, swasembada energi, pengelolaan sumber daya air, reformasi birokrasi dan tata kelola yang bersih, pengembangan kewirausahaan dan UMKM, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan yang merata, peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui SDM, keuangan, dan kelembagaan.

Dia menyoroti tantangan besar yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional. Untuk itu, dibutuhkan kerja sama dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar setiap kebijakan yang dirumuskan dapat diimplementasikan secara tepat sasaran di lapangan.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram