“Memang saya ikut mencairkan, tapi setelah itu saya tidak tahu-menahu. Beliau yang langsung atur semuanya. Saya tidak pegang uang sama sekali,” ujarnya.
Soal tahun pengadaan mobil pikap dan sumber anggaran, Marike tidak lagi mengingatnya. “Waduh, maaf pak, saya lupa,” kilah dia. (RED)




