AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kodam XV Pattimura kini punya tiga satuan baru untuk memperkuat pertahanan dan ketahanan pangan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Tiga satuan yang baru dibentuk yakni Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 821/Satria Bupolo di Pulau Buru, Maluku), Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 822/Satria Magawe dan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 28/Bari Fola di Maluku Utara.
Panglima Kodam XV Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo menyatakan pembentukan tiga satuan baru tersebut merupakan bagian dari strategi TNI Angkatan Darat untuk memperkuat pertahanan di wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan teritorial, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung pembangunan di wilayah desa dan kecamatan,” kata Gatot dalam keterangan tertulis, Rabu (13/8/2025).
Yonif Teritorial Pembangunan yang dibentuk TNI AD fokus pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Satuan Yonif Teritorial Pembangunan memiliki spesifikasi khusus, termasuk untuk produksi pangan dan pembangunan infrastruktur, serta membantu program pemerintah dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Gatot menyampaikan kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan 821/Satria Bupolo di Pulau Buru, diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah tersebut. “Untuk Yonif TP 821/Satria Bupolo, akan menjadi batalyon infanteri pertama yang bermarkas di Pulau Buru,” ujarnya.
Sedangkan pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan 822/Satria Magawe untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Pulau Morotai, khususnya dalam menjaga ketersediaan bahan pangan, kesehatan, sumber energi termasuk konstruksi pembangunan di Pulau Morotai.
Sementara untuk memperkuat pertahanan di wilayah Provinsi Maluku Utara dibentuk Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP).




