banner 728x250

Preman Buronan Polres Bogor Ditangkap di Pelabuhan Ambon

PELABUHAN AMBON
Preman yang merupakan buronan Polres Bogor, Imran Thalib Kabakoran mendekam di tahanan Polresta Ambon, Minggu (25/5/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Imran Thalib Kabakoran, ditangkap polisi di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Minggu (25/5/2025) dini hari.

Imran dicokok personel gabungan Polresta Pulau Ambon dan Polsek Gunung Putri Polres Bogor di atas KM Labobar saat bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso.

Pria 40 tahun itu merupakan preman yang beraktivitas di Bogor, Jawa Barat. Imran melancarkan aksi kejahatannya di PT Tirta Murni Pratama di Jalan Raya Wanaherang, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jumat (16/5/2025).

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Yoga Putra Prima Setya menyatakan Imran yang ditangkap di Ambon merupakan tersangka aksi premanisme di Bogor.

Setelah melancarkan aksi pidana, Imran kabur menumpangi kapal laut menuju Kota Ambon, Maluku. “Tersangka ditangkap di atas KM Labobar tepat depan ruang informasi di Dek 5 pada pukul 00.39 WIT,” kata Yoga dalam keterangan tertulis, Senin (26/5/2025).

Imran berdomisili di Jalan Anyer VIII Nomor 40, RT 008/RW 002 Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng Kota, Jakarta Pusat.

Polres Bogor yang mengetahui tersangka telah kabur berkoordinasi dengan Polresta Ambon dan Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso. “Dari hasil koordinasi diketahui buronan ini kabur menuju Ambon menumpangi KM Labobar,” ujanrya.

Proses penangkapan tersangka oleh tim gabungan dipimpin Kasat Intel Polresta Ambon AKP Julkisno Kaisupy. Penangkapan tersangka berdasarkan Surat Perintah penangkapan Nomor SP: Kap/39/V/RES.1.24/2025/Reskrim.

PELABUHAN AMBON
Tersangka Imran Thalib Kabakoran ditangkap polisi di Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, Minggu (25/5/2025) dini hari. (ISTIMEWA)

Sebelum penangkapan, tim gabungan melakukan apel di halaman Polsek Pelabuhan Ambon. Tim yang terbagi dalam tiga kelompok bergerak menuju dermaga Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. “Saat kapal sandar, tim kemudian bersiaga sambil berkoordinasi dengan mualim I KM Labobar agar para penumpang tidak diturunkan dari atas kapal, setelah tim naik ke atas kapal dan menangkap tersangka,” kata Yoga.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram