banner 728x250

Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat, DPRD Malteng: Prioritaskan Wilayah Terpencil

DPRD MALTENG
banner 468x60

MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Komisi IV DPRD Maluku Tengah dan Dinas Sosial Maluku Tengah menggelar rapat dengar pendapat menjelang rekrutmen calon siswa Sekolah Rakyat.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP), Komisi IV mengingatkan Dinas Sosial memprioritaskan masyarakat di wilayah terpencil yang sulit diakses. ‎‎Sebab rekrutmen calon siswa baru menyasar lima kecamatan, yaitu Tehoru, Amahai, Kota Masohi, TNS, dan Elpaputih yang dinilai masih terjangkau dengan satuan-satuan pendidikan.

‎‎‎‎”Target dari Sekolah Rakyat ini ialah mengentaskan kemiskinan masyarakat, maka anak-anak dalam kondisi masyarakat miskin dan miskin ekstrem harus mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Ketua Komisi IV DPRD Malteng, Musriadin Labahawa pada Senin (8/9/2025).

‎‎Ia meminta penjelasan pemerintah soal jangkauan awal di lima kecamatan tersebut. Karena wilayah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T belum masuk dalam wilayah jangkauan Sekolah Rakyat.

‎‎Sebab kata Musriadin, lima kecamatan tersebut masih mudah mendapatkan pelayanan pendidikan ke satuan Pendidikan (sekolah). “Yang menjadi pertimbangan Dinas Sosial adalah deadline waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat,” kata politisi PKS ini.

Dalam RDP itu, rekomendasi yang diberikan untuk rekrutmen tahun 2026 adalah segala aspek persyaratan calon siswa yang diterima harus mendapat perhatian bersama.

Musriadin juga menyinggung wilayah di Seram Utara, Banda, Tanjung Sial, yang jauh dari jangkauan akses kota kabupaten harus menjadi prioritas.

‎‎Soal teknis pembelajaran juga disentil Komisi IV. Musriadin bilang Sekolah Rakyat sistemnya lintas sektoral melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Baplitbangda membentuk Satgas yang diketuai Sekda Malteng.

‎‎”Terkait teknis pembelajaran, sudah menjadi satu pertanyaan dalam RDP. Yang jelas dalam Sekolah Rakyat lintas sektoral,” tukasnya.

‎‎Ia berharap juknis pelaksanaan Sekolah Rakyat bisa didalami dengan baik oleh pihak yang bertanggung jawab. Termasuk transparansi dalam rekrutmen calon siswa. ‎”Kami berharap juknis ini bisa dipelajari dan dimaksimalkan agar program ini benar-benar tepat sasaran,” tegas Musriadin. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram