banner 728x250

Risiko Penyebaran Berkurang, Kota Ambon Zona Kuning COVID-19

Juru Bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Zonasi COVID-19 di kota Ambon kembali berubah. Berbulan-bulan berada di zona oranye, kota Ambon akhirnya masuk zona kuning atau rendah risiko penyebaran COVID-19 di provinsi Maluku.

“Per tanggal 2 Mei 2021, skor kota Ambon 2,41 atau meningkat 0,10 poin dari skor minggu sebelumnya yakni 2,31 yang berada di zona oranye atau resiko sedang, sekarang kita beralih ke zona kuning, ” kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz, Senin (3/5/2021).

Dikatakan, pekan terakhir April 2021, kota Ambon masih berada di zona oranye atau resiko sedang, dengan skor 2,31.
“Kita bersyukur dengan kenaikan skor kota Ambon, pada awal Mei 2021,  kita dapat berpindah ke zona kuning atau resiko rendah,” katanya.

Keberhasilan kota Ambon masuk ke zona kuning menurut dia,karena hasil dari kerja keras pemerintah kota Ambon, lewat Satgas Penanggulangan COVID- 19, bersama aparat TNI/Polri, masyarakat, serta stakeholder lainnya, dalam pengendalian dan pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19.

“Pelaksanaan operasi yustisi setiap hari, sosialisasi, dan tindakan pengawasan di pusat keramaian, dengan sendirinya membangun kesadaran masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan, sehingga penyebaran COVID-19 dapat ditekan secara signifikan,” ujar Joy.
Selain itu, vaksinasi massal bagi kelompok masyarakat prioritas juga menjadi faktor penurunan kasus aktif COVID-19 di Ambon.

Data terbaru, menunjukan hanya terdapat 45 kasus positif COVID-19 di kota Ambon yang saat ini menjalani perawatan.
Sedangkan cakupan vaksinasi mencapai 35.704 orang.

Joy katakan, meski telah masuk ke zona kuning, diharapkan masyarakat Ambon tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama memasuki Idul Fitri, karena mobilisasi dan aktivitas pergerakan masyarakat, cukup berpotensi untuk terjadinya peningkatan kasus.

Dia juga meminta masyarakat tidak melaksanakan mudik lebaran 2021demi kebaikan bersama dan menghindari penularan COVID-19.

“Demi kebaikan bersama, masyarakat harap bersabar dan jangan mudik. Yang penting selalu disiplin 4M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan dalam setiap aktivitas,” kata Joy. (ANT/RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram
Penulis: ANTARAEditor: REDAKSI