Hasil rekapitulasi, pasangan nomor urut 1 dengan slogan FAVORIT ini meraih 21.993 suara dari total jumlah suara sah sebanyak 84.030.
Paslon yang diusung koalisi PKS, Demokrat, PKB dan PKN ini unggul tipis dari paslon nomor 2 Rohani Vanath-Madja Rumatiga meraih 21.365 suara.
Perolehan suara kedua paslon hanya terpaut 628 suara atau 0,8%.
Berikut paslon nomor 4 Abdul Malik Kastela-Arobi Kelian (AMAN) yang diusung PDI-P dan PPP di posisi ketiga memperoleh 17.258 suara. Sedangkan paslon nomor 5 Agil Rumakat-Enver Wattimena (ADAT) yang disokong Partai Golkar dan Gelora mendapatkan 13.344 suara.
Posisi juru kunci, paslon nomor 3 Idris Rumalutur-Hasan Musaad (IKHLAS) yang diusung PAN, PBB, Partai Buruh dan Perindo meraih 10.070 suara.

“Dengan ini hasil rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara calon bupati dan wakil bupati kabupaten Seram Bagian Timur disahkan,” kata Ketua KPU SBT Syahrifudin Faud dalam rapat pleno terbuka hasil rekapitulasi penghitungan suara di kantor KPU SBT, Minggu (8/12/2024).
Dari sebaran perolehan suara kelima paslon di 15 kecamatan, pasangan FAVORIT hanya unggul di dua kecamatan yakni di kecamatan Pulau Gorom dan Tutuk Tolu.
Sedangkan pasangan INA AMA menang di delapan kecamatan; Bula, Bula Barat, Kilmury, Pulau Panjang, Siwalalat, Teor, Wakate dan Werinama.
Selanjutnya, pasangan AMAN menang di tiga kecamatan; Gorom Timur, Kian Darat dan Seram Timur. Pasangan ADAT unggul di kecamatan Siratun Wida Timur dan pasangan IKHLAS menang di kecamatan Teluk Waru.
Sebelum penetapan pemenang Pilkada SBT, rapat rekapitulasi penghitungan suara di kantor KPU SBT diwarnai hujan interupsi. Kericuhan juga sempat terjadi di ruangan rapat pleno antara sesama saksi paslon dan penyelenggara pemilu.
Puncaknya terjadi kerusuhan yang menyebabkan kantor KPU SBT diserang massa pendukung paslon Jumat (6/12/2024).
Sehari setelah kerusuhan, besoknya KPU kembali melanjutkan rapat pleno rekapitulasi. Meski berjalan sangat alot, KPU akhirnya menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara kelima paslon.




