banner 728x250

Satgas Pangan Temukan MinyaKita yang Dijual di Tanimbar Tak Sesuai Takaran

TEMUKAN MINYAKITA
Satgas Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menemukan minyak goreng MinyaKita (kiri) tidak sesuai takaran. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Satgas Pangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku menemukan adanya ketidaksesuaian takaran pada minyak goreng bersubsidi MinyaKita.

Praktik kecurangan itu terungkap setelah Satgas Pangan melakukan pengecekan label kemasan dan takaran minyak goreng MinyaKita di sejumlah toko di wilayah Tanimbar, Senin (17/3/2025).

Hasil pengecekan di lapangan, ditemukan produk MinyaKita pada kemasan botol 5 liter dan 1 liter yang beredar tidak sesuai takaran atau volume. “Dari pengecekan yang kita lakukan di beberapa toko ditemukan adanya kekurangan volume minyak goreng jenis MinyaKita,” kata Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, AKP Handry Dwi Azhari kepada pewarta, Selasa (18/3/2025).

Untuk kemasan 5 liter volumenya hanya 3,72 liter atau 3.720 mililiter, sedangkan untuk kemasan 1 liter volumenya hanya berisi 910 mililiter.

Takaran MinyaKita yang tersedia pada distributor bahan pangan di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berada dalam kemasan plastik refil ukuran 1.000 ml diproduksi PT. Mahesi Agri Karya dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Dalam kemasan botol ukuran 1 liter produksi dari PT. Bina Karya Prima. Harga minyak subsidi ini dijual senilai Rp18.000. Sementara kemasan jerigen ukuran 5 liter produksi PT Berkah Abadi dijual seharga Rp 90.000. “Kemasan jerigen 5 liter produksi PT. Berkah Abadi ditemukan kejanggalan terhadap label atau merk yang terlihat seperti usai direpacking,” kata Handry.

Tim juga membandingkan dengan minyak goreng ukuran 5 liter pada merk lain terlihat takaran atau isinya tidak sama. Ini ditemukan di salah satu toko di pasar Ngrimase.

Menurutnya ketika personel melakukan interview, pemilik toko menyebutkan stok MinyaKita diambil dari toko Hafiz. “Personel melakukan pengecekan pada Toko Hafiz dan benar bahwa toko tersebut merupakan agen yang mendistribusikan minyak goreng MinyaKita kemasan jerigen ukuran 5 liter produksi PT Berkah Abadi,” jelas Handry.

Tim menemukan masih ada stok kurang lebih 200 karton. Setiap karton berisi 4 jerigen. “Personel kembali melakukan interview terhadap pemilik toko Hafiz dan yang bersangkutan mengaku ditawarkan oleh saudara Agus Kurniawan yang berdomisili di Surabaya,” jelasnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram